• June 21, 2022

Intip Karya Batik Wdrupadi, Klasik dan Fashionable

Batik adalah budaya Indonesia yang secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Non-Representatif oleh UNESCO.

Di tengah banyaknya tren fashion modern yang berkembang di masyarakat, ternyata saat ini masih ada generasi muda yang peduli dengan warisan bangsa Indonesia. Fransiska Ade Wisni Wihandranti atau yang sering disapa Wisni juga mengalami hal tersebut.

Beberapa orang yang memilih jeans, t-shirt, dan dress pants sebagai pakaian sehari-hari karena dianggap nyaman kontras dengan Wisni. Dia selalu memakai atasan loak baru yang dipadukan dengan rok tie-dye miliknya.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Menggunakan tie-dye setiap hari adalah bentuk kecintaan saya pada warisan,” ujarnya. Wisni tidak hanya senang memakai tie-dye, tetapi juga turut melestarikan keindahan kain tie-dye yang disulap menjadi karya-karya indah seperti rok, celana bungkus, topi ember, bahkan topeng. Wdrupadi, begitulah nama toko batik yang dikelolanya.

Label dan logo Wdrupadi terinspirasi dari salah satu tokoh pewayangan bernama Dewi Drupadi yang memiliki wajah baik, teliti, gesit, setia dan cantik. Dengan makna label dan logo tersebut, Wisni mendapatkan bahwa hal tersebut dapat tersampaikan kepada pelanggan, sehingga Wdrupadi semakin dikenal di tempat terbuka.

Wdrupadi juga memiliki slogan yang dipakai hingga saat ini yaitu “KAS” (Klasik, Anggun, Sporty). Klasik, artinya tak lekang oleh waktu, anggun dalam perkataan dan perbuatan, dan sporty, artinya dinamis terhadap perubahan dan tanggap, disertai jiwa sportif.

Perjalanan Wdrupadi dimulai pada tahun 2010 ketika Wisni mulai fokus pada batik dan ingin meningkatkan keterampilannya dan mengambil kursus. Antara tahun 2012 dan 2015 ia mulai berkreasi untuk dirinya sendiri dan orang-orang terdekatnya. Selain itu, Wisni juga mulai membentuk tim jahit dan berkreasi dengan kain tenun, lurik dan jumputan untuk meningkatkan standar kualitas produknya. Tak hanya menjual dagangannya langsung di Saung Batik Wdrupadi, namun juga online melalui Instagram @saung_batik_wdrupadi.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Karya-karya tie-dye-nya semakin dikenal masyarakat hingga antara tahun 2016 hingga 2022 terus mengikuti pameran mall hingga pameran tingkat nasional. Wisni juga sering diundang oleh beberapa media televisi untuk diwawancarai seputar industrinya, seperti NET TV, MNC TV dan media lainnya.

Wisni juga berharap agar budaya batik dapat terus berkembang dan dikenal oleh seluruh masyarakat agar warisan budaya ini tidak ditinggal oleh negara kita sendiri. “Kenali, cintai, lalu ceritakan ke banyak orang tentang warisan budaya batik,” saran Wisni kepada generasi milenial guna membantu dalam melestarikan batik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.